Rabu, 15 Agustus 2012

Ngeblog, yuk!


Assalamu’alaikum sobat blogger.., Kali ini saya akan sedikit berbagi tentang aktivitas blogging yang saat ini sedang saya jalani dan juga teman-teman blogger di luar sana yang mungkin saat ini statusnya sudah pada master alias pada jago-jago. Di sini saya hanya akan berbagi sedikit saja tentang apa dan bagaimana aktivitas blogging itu berjalan. Saya sharing berdasarkan pengalaman saya sampai saat ini menjalani aktivitas blogging, jadi di sini kita saling berbagi ilmu dan juga wawasan serta pengalaman saja yah..:)

Ok, sobat. Aktivitas blogging saat ini memang sudah mulai menjadi trend para penggiat dunia maya. Di era digital ini, aktivitas blogging semakin mendapatkan tempat karena aktivitas manusia telah bergeser secara nyata dari dunia nyata yang serba fisik menuju dunia maya yang serba semu (non-fisik). Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang zaman terus berubah setiap saat. Selama otak manusia masih berpikir maka pasti mereka akan terus menemukan inovasi-inovasi atau penemuan-penemuan terbaru berkaitan dengan sains dan teknologi yang akan memperngaruhi berbagai bidang kehidupan, khususnya yang  saat ini telah merevolusi kehidupan manusia adalah, terjadi pada perkembangan teknologi informasi yaitu internet. Hampir setiap detik kita menemukan hal yang baru di internet. Dan jika terlewat sedikit saja, maka terkadang kita serasa menjadi orang yang tidak “up to date”, ketinggalan informasi.

Nah,, kita kembali lagi ke aktivitas blogging. Kenapa kita harus ngeblog?

Pertama, bahwa blog merupakan salah satu ide hebat yang tepat untuk lebih mengenal dunia, khususnya internet. Karena kita hidup di zaman internet, mau tidak mau kita harus mengenal dunia internet, salah satunya yaitu lewat aktivitas blogging.

Kedua, Blogging menjadi sarana yang tepat untuk bisa menuangkan ide, kreatifitas, bakat, opini atau bahkan hanya sebatas catatan harian yang semuanya itu mencerminkan sifat dan karakter manusia yang sesungguhnya yaitu keinginan untuk mengekspresikan dirinya sendiri dan juga dikenal oleh orang lain. Dengan nge-blog hal tersebut sangat mungkin kita dapatkan.

Ketiga, Ini sangat erat berkaitan dengan aktivitas blogging itu sendiri yaitu menulis. Tidak semua orang bisa menulis. Munurut saya, menulis merupakan pekerjaan orang-orang yang menghargai intelektualitasnya sendiri. Orang-orang saat ini lebih tertarik dengan bukti nyata, daripada hanya bicara. Menuangkan ide ataupun konsep/gagasan secara tertulis di blog, bisa membuat orang percaya dengan apa yang ingin kita buat. Dan secara tidak sadar, itu bisa meningkatkan brand image atau daya jual kita di mata orang lain.

Keempat, Aktivitas blogging bisa dilakukan oleh siapa saja. Saat ini internet bukan hanya untuk mereka saja yang berotak jenius, yang harus mengerti bahasa pemrogrmana tertentu. Saat ini terdapat banyak kemudahan-kemudahan hasil dari kerumitan yang telah disederhanakan tentunya, maka orang awam pun akan sangat mudah untuk bergaul dengan internet. Sehingga internet pun terkesan lebih ramah dan mudah untuk dioperasikan. Begitupun dengan aktivitas blogging yang saat ini sudah semakin mudah, maka siapa saja bisa melakukannya.

Dan masih banyak lagi, alasan-alasan kenapa kita harus ng-blog. Berdasarkan pengalaman saya, bahwa memang aktivitas blogging menjadi terasa bermanfaat  karena kita bisa berbagi ilmu serta pengetahuan secara lebih bebas dan terbuka dalam dunia blog. Selain itu, orang-orang yang berkunjung ke blog kita akan mengetahui identitas/profil kita sehingga itu bisa menambah jaringan pertemanan maupun bisnis. Itulah kepuasan yang saya rasakan sampai saat ini menjalani aktivitas blogging. 

Namun tentunya setiap orang mempunyai alasan tertentu untuk menjalani aktivitas blogging di dunia maya. Tapi mudah-mudahan apa yang telah saya paparkan di atas bisa memberikan gambaran bagi sobat sekalian untuk bisa memulai aktivitas blogging ini.

Salam blogger Indonesia

Wassalam! :)

Selasa, 14 Agustus 2012

Bandung Yang Sibuk

Bandung telah menjadi sebuah kota yang padat dan sibuk akhir-akhir ini. Mungkin memang seperti itulah resikonya menjadi kota besar yang cukup dikenal tidak hanya di Nusantara tetapi juga mancanegara. Hampir setiap hari kita lihat wajah-wajah turis asing di jalan-jalan kota Bandung. Biasanya di pusat-pusat perbelanjaan, tempat-tempat wisata, hotel, restoran atau tempat-tempat penting lainnya yang mungkin menjadi tempat mereka bekerja. Bahkan jika di lembaga-lembaga pendidikan yang ada di kota Bandung, para pelajar asing akan mudah kita temui. Karena lembaga-lembaga pendidikan yang ada di kota Bandung memang sudah cukup punya nama, baik nasional maupun internasional. Seperti halnya ITB, Unpad, Unpar, Unikom, UPI dsb.

Bandung memang terkenal dengan keindahan dan kenyamanan kotanya. Bahkan dahulu ketika Belanda masih menduduki Indonesia, termasuk Bandung, mereka sampai menjuluki kota Bandung ini sebagai kota “Paris Van Java”. Jika ditanya bagaimana membandingkan kota Bandung dengan kota Paris, saya kurang tahu dan kurang paham. Tapi yang saya rasakan bahwa memang kota Bandung adalah kota yang  terus hidup sepanjang waktu. Bahkan di malam hari, di tempat-tempat tertentu, Bandung akan terlihat lebih menarik dan eksotis di bandingkan siang harinya. Maka tidak heran jika kota Bandung selalu dijadikan tempat favorit bagi liburan bersama teman atau keluarga di akhir pekan. Sehingga hampir setiap hari sabtu dan minggu, jalanan kota Bandung akan dilanda kemacetan parah. Makanya, setelah saya tahu, saya tak berani lagi keluar rumah terutama pas hari sabtu sore atau minggu pagi kecuali ada urusan-urusan yang mendadak. Jika tujuannya hendak bermalam mingguan atau hanya sekedar jalan-jalan sore saja, maka di jamin anda pasti kecewa karena harus menunggu dulu sekian lama di jalanan karena macet sebelum sampai tujuan.

Pemandangan kota Bandung memang sangat indah, terutama ketika sore hari yang cerah. Jalanan kota biasanya lebih ramai karena sebagian besar orang sudah pulang dari pekerjaannya. Walaupun kadang macet selalu menjadi rutinitas di jalanan kota Bandung. Dari atas jembatan layang pasopati, kita bisa melihat secara kontras wajah kota Bandung yang sebenarnya. Di antara gedung-gedung tinggi menjulang, kebanyakan yang kita lihat hanyalah permukiman penduduk yang saling berdesakkan. Terlihat sangat tidak beraturan dan tidak tertata dengan rapih. Mungkin itu adalah dampak dari urbanisasi yang yang setiap tahun selalu membanjiri kota Bandung. Orang dari desa berbondong-bondong ke kota dengan maksud mendapatkan penghidupan yang lebih layak, padahal pada kenyatannya tidak seperti itu.

Seperti halnya di kota-kota besar lainnya, pasti ada sebuah perbedaan yang diakibatkan oleh kesenjangan social yang terlalu renggang. Di tengah-tengah modernitas yang kian hari kian cepat melaju, di satu sisi kota Bandung menampilkan wajah yang eksotis dan metropolis dengan pembangunannya yang berkembang sangat pesat, di sisi lain permukiman-permukiman kumuh dan tidak layak masih bisa kita temui di sudut-sudut kota Bandung. 

Selasa, 03 Juli 2012

Persiapan sebelum mengerjakan proyek website anda

Pengerjaan suatu project di bidang IT perlulah menggunakan metode atau steps yang baik agar dalam pengerjaannya kita tidak direpotkan dengan hal-hal yang memang seharusnya bisa dikondisikan, apalagi kita akan berhadapan dengan klien baru. Proses pembuatan website pun demikian, diperlukan hal-hal yang perlu disiapkan.

Pertama adalah pematangan konsep kedua belah pihak antara web developer dan pihak klien mengenai website yang akan dibuat. Diantaranya:
- Jenis website statis apa dinamis?
- Ukuran layout full screen apa medium?
- Jumlah halaman limited apa unlimited? Beda harga
- Warna yg mendominasi warna apa?
- Banner statis apa animasi? Beda harga
- Website mau diupdate kontennya apa nggak?
- Banyaknya animasi yang digunakan?
- Pertimbangan
- Untuk domain menggunakan nama sendiri (baru) apa menumpang diwebsite lain?
- Untuk hosting tentukan ukuran space,bandwidth,domain,email,unzip,dll.

Kedua adalah menyampaikan hal-hal apa yang dipersiapkan klien. Seperti:
- Citra/gambar mengenai perusahaan seperti foto/logo
- Company profile dan data lainnya untuk ditampilkan pada website.
- Nama domain.

Ketiga, menentukan harga pembuatan website. Pertimbangannya adalah itu website statis apa dinamis, fitur websitenya, tingkat kesulitannya, lama pekerjaan, ide kreatif.
- Membuat Surat Perjanjian.
- Izin dalam penggunaan materi website.

Demikian yang setidaknya harus dipersiapkan agar pembuatan website untuk klien lebih matang dan memuaskan pelanggan. dan berikut ini contoh langkah-langkah pengerjaan websitenya:
- Pembuatan struktur menu (index,home,about,product,etc)
- Pembuatan jenis menu (text/flash/image) >> contoh menggunakan cssmenubuilder.com dan  flashvortex.com
- Perancangan layout website (header,background,logo,menu hornav, sidebar,footer,dll)
- Penentuan modul/feature website.
- Penyusunan konten (text,logo,animasi, banner,dll)
- Pengecekan target browser, link, tampilan.
- Konfigurasi SEO CMS maupun server.
- Pendaftaran domain.
- Pendaftaran hosting.
- Transfer berkas.
- Review dan cek website online.
- Keamanan website
- SEO di mesin pencari.

 Sekian dan terima kasih.


Jumat, 22 Juni 2012

Bisa Bernafas Lagi

Masalah dihadapi bukan dihindari

Rasanya seperti bisa bernafas lagi saat ini kawan :), setelah kemarin benar-benar seperti berada dalam kotak yang pengap dan sesak juga penuh labirin yang sangat rumit. Mustahil rasanya menemukan jalan keluar dari setiap permasalahan yang datang silih berganti bagai hujan di siang bolong. lho.., apa hubungannya disiang bolong. hehe.., Maksudnya masalah itu datang seperti petir di siang bolong. Mendadak, mengejutkan untuk selanjutnya bisa menghancurkan. Dasyatttt :D. Tugas kuliah yang menumpuk belum cukup membuat masalah menjadi begitu hebat, karena masalah lain yang lebih rumit ternyata menjadi bumbu-bumbu penyedapnya. Kok,,seperti mie yah??? haha.., Yah, mungkin lebih tepat kusebut bumbu-bumbu kehidupan. Karena saat ini pikiranku mulai menyadari bahwa inilah kehidupan yang sebenarnya, walau mungkin ini baru pemanasan, karena aku yakin didepan nanti kehidupan akan lebih rumit lagi. Tapi semoga Alloh memberikan kekuatan untuk menghadapinya.

Itulah kawan, kehidupan. Kehidupan dan masalah tidak akan pernah bisa dipisahkan. Orang yang hidup pasti dia punya masalah, begitupun sebaliknya. Dan itu adalah kewajaran yang harus kita terima dengan kedewasaan, ketenangan dan kebijaksanaan diri kita. Kalaupun kamu merasa sudah tidak sanggup lagi menghadapi masalah-masalahmu dan kamu merasa tidak punya kekuatan lagi untuk menyelesaikannya, jangan risau apalagi galau. Menurut saya, itu adalah proses dimana hidup akan mendewasakanmu dan kamu akan banyak belajar. Maka seiring dengan waktu, masalah yang tadinya bagai sebuah gunung yang akan menimpamu, lambat laun mungkin akan seperti kapas yang sedang terbang di atas kepalamu. Tak ada ketakutan sedikitpun, yang ada malah menjadi tantangan untuk dihadapi bukan dihindari. Yupz, masalah datang untuk dihadapi bukan untuk dihindari. Kalau ingin masalahmu bisa selesai, ya..hadapilah masalahmu dan kamu harus yakin bahwa sesulit dan serumit apapun masalah yang datang kepadamu, pasti ada solusinya, pasti ada jalan keluarnya dan pasti kamu bisa menghadapinya. Yakinlah :)

Tetaplah percaya pada dirimu, karena hanya motivasi terbesar terletak dalam dirimu. Sukses tidaknya kamu bukan tergantung orang lain, tapi tergantung dirimu sendiri. Jadi bagi kamu-kamu yang saat ini lagi dirundung masalah saat ini, jangan bersedih dan jangan kelamaan galau, tapi segeralah bangkit dengan rasa optimis, percaya diri dan yakinkan dirimu bahwa kamu "BISA!!!". Masalah itu seperti kita mendaki puncak gunung. Ketika kita yakin kepada tanjakan yang sedang kita daki, maka selangkah demi selangkah sampai kamu benar-benar dalam titik nadir keletihamu, maka kamu haru yakin kamu akan menemukan puncak dan jalan menurun. Dan itulah solusi masalahmu, lalu kau pun akan menikmati perjalan pulangmu mendaki puncak itu. Kenikmatannya sebanding dengan keletihamu ketika engkau mendaki puncak. Lega.., lega sekali :)

Tetap semangattt dan jangan pernah putus asa , kawan :) 

Minggu, 10 Juni 2012

Memulihkan pikiran


Sebelum otak meledak atau “nge-hang” karena terlalu banyak hal yang harus dipikirkan, maka harus ada sebuah selingan atau refreshing supaya pikiran tidak lantas menjadi stress yang berbuntut pada hal-hal yang tidak diharapkan. Na’udzubillah…, Yupz,, refreshing itu perlu, sangat perlu untuk menyegarkan otak yang mulai kusut dan kering, memulihkan sistem kerjanya yang sudah mulai “lemot” dan sangat berat. Tugas-tugas kuliah yang menumpuk adalah beban tersendiri bagi pikiran, apalagi jika ditambah persoalan hidup yang lebih pelik dan rumit.

Jadi, sekali lagi sebelum otak kita meledak karena sudah tidak kuat lagi menahan beban-beban pikiran, maka segeralah untuk mengalihkan pikiran kita pada hal-hal yang menyenangkan yang bisa mengurangi tekanan dan bisa menghibur. Jalan-jalan, pergi ke toko buku, menonton film,,tapi film yang positif yah,,kalau bisa yang memotivasi kita untuk bangkit bukan malah membuat kita semakin terpuruk, dan ini yang menurut saya paling  efektif yaitu dengan membagi beban pikiran kita dengan orang lain, baik itu saudara kita, orang tua kita, teman dan sahabat kita, atau bahkan orang yang istimewa di mata kita. Membagi beban pikiran artinya bukan membuat orang lain bertambah masalah karena beban  yang kita bagi, tapi lebih kepada saling memotivasi atau saling menguatkan satu sama lain. Dari situ kadang kita akan menemukan semangat baru yang menginspirasi kita untuk bangkit dari keterpurukan.
Maka, berpikir serius itu perlu tapi jangan selalu serius,, peterpan juga boleh. hehe,, Sesekali berpikirlah untuk menganggap semuanya seolah hanya permainan saja, seperti dalam sebuah game yang mengasyikkan. Bukannya, kita selalu menikmati sebuah permainan game, walaupun terkadang kelihatannya sangat rumit. Dan menurut saya, sarana paling efektif untuk mengurangi beban pikiran kita adalah, ya,,, seperti tadi, yaitu membaginya dengan orang lain. Maksdunya saling berbagi bersama untuk mendapatkan solusi dan semangat baru jadi memungkinkan bagi kita untuk bangkit lebih cepat daripada harus menemukan solusi masalah sendiri, selain lama, malah menambah akan beban pikiran lagi yang lebih ruwet.
Jadi, intinya…, Ayo refreshingkan otakmu. Berilah ia kesegaran supaya tetap bisa bertahan untuk perjuangan selanjutnya yang tentunya masih sangat panjang. Sekarang boleh dibilang sebagai sebuah pemanasan, sedangkan hal atau keadaan yang sebenarnya  telah menanti didepan mata kita, di kehidupan kita di masa depan. So, jangan pernah menyerah,, dan  tetap semangatttttttt!!!



Selasa, 05 Juni 2012

Bertahap

Memang benar bahwa kuliah smester 4 ini, membuat saya tertatih-tatih menjalaninya, seperti halnya lagu krispatih "tertatih". Intermezo. Yah,, setumpuk kesibukan di pagi, siang, dan malam hari bahkan mungkin sampai terbawa ke alam mimpi. Pikiran hanya dipenuhi dengan kode-kode program komputer yang tidak saya pahami. Sedangkan setumpuk projek terbentang didepan mata, dan harus segera diselesaikan sebelum datang hari penentuan yang sangat mendebarkan, itulah UAS. haha,, Apakah seseram itu kawan? Sepertinya tidak usah kau pikirkan terlalu serius yah, tapi berpikir serius, itu perlu juga, supaya kau tidak dicap sebagai pemain ovj karena mereka tidak pernah bisa serius, bahkan ketika serius, malah qta yang ingin tertawa melihatnya. Keculai mungkin stand up commedy yang agak-agak serius, walaupun tetap saja membuat kita tertawa. hehe, Tapi itu commedy yang cerdas, yang tidak hanya unsur tertawanya saja yang dapat, tapi hal-hal yang diangkat sebagai bahan commedy, sebagai bagain dari kritik-kritik sosial dalam keseharian hidup kita. Ngomong-ngomong stand up commedy, comic Soleh Solihun yang bicara apa adanya, nampaknya banyak dihujat. Kemarin saya browsing dan menemukan group fb anti soleh solihun. haha,, sampai segitunya. Tapi ada benarnya juga jika bercandanya kelewatan bahkan sampai seperti menyinggung perasaan orang lain. Jadi, bercandalah sewajarnya


lho, kenapa jadi ngebahas Soleh Solihun??? Sedangkan judul tulisan ini, bertahap. Tapi bertahap apanya yah? hehe.., Ok, qta serius lagi. Tentunya semuanya ini menyoal permasalahan-permasalahan yang tengah melanda hari-hari kita. Usahakanlah untuk tetap berdiri tegak, seberat apapun masalahnya, jangan sampai malah ke-GALAU-an yang melanda karena itu tak akan pernah menyelesaikan masalah. Galau malah membuat qta semakin terpuruk di sudut waktu yang terus berjalan dan meninggalkan kita, dan membuat kita semakin terseret-seret serta tertatih-tatih seperti halnya lagu krispatih itu. lagi-lagi,, :-D

Yang penting jalani saja semuanya berdasarkan kemampuan yang kita miliki, usahakan jangan banyak mengeluh tapi banyaklah bersyukur dan mengambil pelajaran dari masalah-masalah yang kita hadapi. Ada projek atau tugas, yah.., kerjakanlah sekemampuan kita. Kalau orang lain bisa, kenapa kita tidak? Apa yang membedakan kita dengan orang lain yang lebih sukses? yaitu seberapa besar usahanya. Maka sangat benar mantra manjadda wajada itu. Siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. So, tunggu apa lagi kawan, mari memulai usaha kita dari sekarang dan jangan lupa untuk selalu tetap berdo'a dan bertawakal kepada-Nya, setelah berusaha tentunya, dengan usaha yang terbaik.

Kembali lagi ke stand up commedy,, hehe,,tidak-tidak!!! Jadi tetap semangat yah,, menjalani hari-harimu. ^_^. Sekian semoga bermanfaat!

Minggu, 29 April 2012

Inspirasi Dari Film Detektive Conan Movie

Sekitar satu minggu yang lalu, ini merupakan efek dari saling berbagai file film. hehe, saya mendapatkan beberapa file film detective conan dari teman saya. Yah, detective conan adalah film kartun favorit saya sejak kecil. Menurut saya itu adalah film kartun terbaik dari semua film kartun yang pernah saya tonton. Karena menurut saya, detektive conan bukanlah film kartun biasa, dimana didalamnya berisi cerita-cerita yang penuh dengan teka-teki yang harus dipecahkan. Inilah bagian yang saya suka, karena membuat saya jadi ikut berpikir juga, walaupun kadang tak terpikirkan sama sekali bagaimana trik-trik kriminal berikut pembongkaran kasusnya oleh seorang detektive SMU shinichi Kudo yang telah disulap menjadi seorang anak kecil bernama Conan Edogawa. Kejadiannya sendiri ketika ia mengawasi gerak-gerik atau semacam transaksi mencurigakan dari sebuah organisasi yang ia sebut organisasi hitam, namun tanpa ia sadari ia telah menjadi sasaran hingga akhirnya sebutir pil masuk ke dalam tubuhnya dan akhirnya mengubah tubuhnya menjadi seorang anak kecil. haha, itu aneh tapi seru. 

Hikmahnya, dengan kondisi tubuhnya yang menjadi anak kecil, maka para penjahat organisasi hitam yang mencarinya tidak akan mencurigainya lagi, karena mereka mengira bahwa Shinichi Kudo mungkin telah mati. Pun ketika mencoba membongkar suatu kasus kriminal membuatnya lebih leluasa dan tidak ada orang yang curiga selain kecerdikan dan kepintaran dari seorang anak SD yang membuat pacarnya ( Ran ) kadang terheran-heran melihat tingkah laku Conan mirip seperti Shinichi serta paman Mouri (ayah ran) yang menganggap Conan hanya sebagai anak kecil biasa yang tidak tahu apa-apa, padahal ia menjadi detektive yang cukup diperhitungkan setelah kedatangan Conan kerumahnya. Ia dikenal sebagai detektive tidur, karena memang shinichi (Conan) yang membuatnya tertidur dan ia menirukan suara pamannya itu dengan pita suara khusus yang dibuat propesor Agasha yang jenius. Selain itu ada juga teman-temannya yang sok menjadi detektive cilik, keculai Haibara yang mempunyai nasib sama seperti Shinichi atau Conan. Bedanya kalau Haibara meminum pil itu untuk meloloskan diri dari organisasi setelah melihat kakanya dibunuh didepan matanya sendiri. Tapi kini mereka sama-sama menjadi seorang anak kecil yang kemampuan berpikirnya seperti orang dewasa. Kadang terlihat lucu juga.

Tapi, menurut saya. dengan keadaanya yang seperti itu, kasus-kasus kriminal yang dihadapi menjadi sering terpecahkan dan si Conan itulah yang selalu berhasil memecahkannya, walaupun terlihat seperti perbuatan orang dewasa. Haha,, bagi saya setiap ceritanya sangat menarik dan unik, hingga saya ketagihan ingin menonton lagi. hehe. Kalau tidak salah yang diberikan teman saya baru sebagian file film saja. Berarti masih ada sebagian file film lagi yang belum saya copy. Itu artinya saya mau minta lagi sama teman saya itu. Lalu tinggal enjoy saja nonton sendiri di kamar. hehe 


Detektive conan, inspiring of cartoon film!!

Belajar Algortima


Ketika pertama saya kuliah di jurusan ilmu computer, tidak menyangka jika akhirnya saya harus berkenalan dengan apa yang dinamakan dengan bahasa pemrograman. Jangankan bahasa pemrograman, Ms. Word pun dulu saya sangat gaptek apalagi bahasa pemrograman. Hehe. Tapi dalam perjalanannya ternyata saya menemukan keasyikan tersendiri setelah sejauh ini mempelajari dari mulai seluk beluk computer yang paling dasar yakni awal mula belajar bahasa pemrograman hingga akhrinya bisa menulis program-program computer dengan bahasa pemrograman yang sudah cukup populer dimata para programmer.

Oke, disini saya tidak akan menceritakan awal cerita tentang kuliah saya dengan segala suka dukanya, yang jika diceritakan tampaknya akan menjadi sebuah buku. Nanti saja saya buat bukunya, supaya lebih khusus dan leluasa membacanya. Hehe

Disini saya akan sedikit berbagi dengan kamu sekalian, terutama bagi yang baru berkenalan dan memulai belajar tentang bahasa pemrograman.

Ketika kita memulai belajar bahasa pemrograman, maka sebaiknya yang harus kita pelajari dan dipahami yaitu seputar Algoritma. Apa itu algoritma? Ingat, Algoritma berbeda dengan logaritma dalam matematika. Algortima adalah suatu urutan langkah-langkah untuk memecahkan suatu masalah. Masalah? Apa hubungannya dengan bahasa pemrograman dan computer. Kamu mungkin tahu computer desktop, laptop, telepon genggam, PDA dan sebagainya. Yupz, semuanya berawal dari sekumpulan masalah. Masalah yang menuntut manusia untuk memecahkannya. Dan disinilah algoritma berperan. Sebuah program computer pada dasarnya mengimplementasikan suatu algoritma. Dengan kata lain, algoritma adalah ide di balik program computer apapun.

Algoritma adalah pondasi awal yang harus dikuasai supaya kita bisa menjadi seorang programmer handal. Sebisa mungkin pahami dulu bagaimana cara memecahkan masalah dengan sebuah algoritma yang baik dan benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukkan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, jika memberikan keluaran yang salah, maka itu tidak bisa disebut sebuah algoritma. Ini penting, karena nanti berkaitan dengan program computer yang akan kita buat supaya hasilnya bagus dan benar tentunya. Maka, Caranya ?

  1.  Perbanyaklah membaca buku atau modul tentang belajar pemrograman. Kalau tidak bisa membeli buku, coba pinjamlah ke senior atau kakak kelas kamu. Biasanya mereka yang rajin plus baik dan punya bukunya, pasti mau meminjamkan. Atau kalau tidak ada yang mau meminjami, langsung saja bertanya sama mbah google. Di Internet banyak sekali tersedia tutorial ataupun ebook gratis yang bisa kita download. Tapi  biasanya, ebook atau tutorialnya kurang begitu lengkap, tidak seperti yang ada dibuku, namun demikian tidak ada salahnya mencoba. Asal ada kemauan pasti ada jalan. Betul?
  2.  Sering-seringlah mengasah kemampuan otak untuk memecahkan masalah dengan algoritma. Contoh sederhana adalah masalah-masalah sehari-hari seperti bagaimana system belanja di sebuah supermarket, mengurutkan kartu pasien di sebuah rumah sakit, mengelola daftar buku yang dipinjam di sebuah perpustakaan dsb. Tentunya masih banyak masalah-masalah sehari-hari yang bisa kita coba pecahkan dengan sebuah algoritma. Atau kerjakanlah soal-soal yang menuntut logika kita bekerja. Karena pada dasarnya algoritma itu adalah sekumpulan langkah-langkah sistematis dan logis. Logis disini harus sesuai dengan logika yang bisa dipahami oleh akal dan nalar. 
Baru itu saja mungkin cukup bagi kamu yang baru memulai belajar pemrograman, sebelum akhirnya nanti kita berkenalan lebih lanjut dengan bahasa pemrograman yang sebenarnya seperti ,pascal, C/C++, Delphi, Java dsb.

Intinya, semua harus diawali dengan kecintaan kita pada bahasa pemrograman. Dan memahamai algoritma adalah perkenalan awal, untuk selanjutnya mencinati bahasa pemrograman itu sendiri. Kenapa harus cinta ? Supaya suka. Orang yang suka belum tentu cinta. Ketika sudah cinta dalam mempelajarinya pun akan menjadi lebih mudah dan ringan, walaupun rumit. Tapi paling tidak, kita tidak akan mudah putus asa ketika menemui kendala-kendala, malah justru akan menjadi tantangan tersendiri yang membuat kita semangat dalam melanjutkan langkah. So, mari kita mencintai bahasa pemrograman dan bersenang-senanglah!

Salam semangat para programmer!




Sabtu, 28 April 2012

Masih Perlukah Kuliah?


Kalau masyarakat masih menganggap bahwa kuliah itu adalah jaminan mendapatkan pekerjaan yang layak dan bergengsi, maka mungkin itu sudah tidak berlaku lagi di zaman ini. Zaman yang serba ironi, zaman yang tidak pernah memberikan harapan yang lebih dari apa yang di harapkan.


Lantas, masihkah kuliah menjadi prasyarat mutlak untuk bisa mendapatkan pekerjaan?

Memang di satu sisi banyak orang sukses di pekerjaan berasal dari bangku kuliah, tapi banyak juga orang yang sukses justru karena ia meninggalkan bangku kuliah. Fenomena seperti Mark Zurenbeg, Bill Gates, atau bahkan seorang Bob Sadino sekalipun yang ternyata mereka mampu meraih sukses tanpa harus mati-matian mengejar gelar dan selembar ijazah.

Pendidikan formal tak selalu berbanding lurus dengan kemakmuran. Beberapa dari milyuner yang berada di daftar orang terkaya versi majalah forbes ternyata tidak pernah lulus kuliah. Dari 400 orang yang masuk dalah daftar 400 terkaya majalah Forbes, sebanyak 63 pengusaha atau 15 % lebih diantaranya tidak pernah lulus kuliah. Lintas berita.com

Apalagi jika kuliah sudah dikaitkan dengan pengalaman kerja, Maka tumbuh suburnya sarjana pengangguran bukanlah hal yang aneh lagi. Saat ini, sebagian besar perusahaan yang memberikan lowongan kerja selalu membubuhkan syarat pengalaman kerja minimal 1-2 tahun. Jadi masalahnya bukan karena tidak ada lowongan pekerjaan, akan tetapi dikarenakan banyaknya pekerjaan yang tidak cocok untuk seorang sarjana padahal itu adalah gerbang mendapatkan pengalaman kerja walaupun awalnya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Seperti halnya menjadi seorang Cleaning Servis, tukang sapu, yang pekerjaan tersebut pasti di pandang sebelah mata oleh seorang sarjana dan dianggap menghinakan. Akibatnya banyak para lulusan kuliah (sarjana) yang hanya memilih menganggur bertahun-tahun daripada harus menerima pekerjaan yang tidak cocok untuk dirinya.

Dalam sebuah jejak pendapat yang dilakukan oleh situs Linkedln, dimana ditanyakan kepada para responden, “Mana yang lebih berharga di mata anda? Pendidikan atau pengalaman?”. Dan sebagian besar menganggap bahwa pengalaman lebih berharga. Salah seorang responden mengatakan, "kuliah hanya mengajarkan teori, dan dari pengalaman pribadi, teori hanya bekerja dalam teori saja." Responden lainnya juga menambahkan, "Gelar hanya tertera di atas kertas, hal ini tidak mencerminkan kemampuan seseorang dalam menangani sebuah pekerjaan. Seseorang tidak mempelajari hal ini di sekolah.” (http://wolipop.detik.com).

Jadi,walaupun hatam teori di perkuliahan ternyata di dunia kerja, pengalamanlah yang lebih dibutuhkan. Dan kalaupun ingin sukses tanpa harus mencari pengalaman terlebih dahulu, anda bisa tanyakan kepada orang-orang suskes di atas. Mereka adalah orang-orang menciptakan pengalaman sendiri dan sukses dengan pengalaman yang mereka ciptakan tersebut.

Lalu adakah pekerjaan seperti apa yang tidak membutuhkan bangku kuliah, embel-embel gelar dan selembar ijasah? Menurut situs Aks Men, ada beberapa pekerjaan yang bisa anda dapati tanpa harus melewati bangku kuliah.

1.        Menjadi jurnalis

Jika ingin menjadi jurnalis hanya mengandalkan gelar jurnalistik tanpa pengalaman, maka kemungkinan besar anda akan dipandang sebelah mata oleh perusahaan. Banyak media sukses memburu calon karyawan yang bertalenta dan berkarakter. Makanya jika ingin menjadi koresponden, mencatat jurnal perjalanan anda keliling dunia, lebih baik anda tinggalkan bangku kuliah dan mulailah berteman dengan para editor dan penulis.

Dan memang, dunia jurnalistik erat kaitannya dengan kemampuan tulis-menulis. Anda bisa mengasah kemampuan menulis sendiri dengan banyak membaca buku, tulisan-tulisan dari media tertentu. Dan tahukah Anda, beberapa dari orang terkaya di media adalah orang yang tidak menyelesaikan atau tidak pernah merasakan bangku kuliah, seperti pendiri Dreamworks, David Geffen hingga pendiri CNN, Ted Turner.

2.     Manajer hotel mewah

Apa saja yang dilakukan oleh seorang karyawan hotel? Anda tinggal duduk saja menunggu meja. Jika ingin sukses berkarir di sini, anda bisa memulainya dengan menjadi pelayan, dan jika memiliki kesungguhan anda bisa memanjat karir dalam waktu yang tidak cukup lama.
Pengalaman kerja adalah segalanya, selain tentunya sikap yang baik supaya bagaimana membuat orang merasa diterima dan nyaman, juga didukung oleh kemampuan memecahkan masalah dan tetap kompetitif serta inovatif akan menjadikan seseorang yang tidak lulus sekolah pun bisa menjadi manajer hotel paling mewah di dunia.

3.     IT specialist

Sangat mustahil rasanya jika dunia IT dijalankan tanpa pendidikan tinggi dan kecerdasan di atas rata-rata, namun dalam dunia pekerjaan, pengalaman dan kebiasaan lebih dibutuhkan dalam menghadapi berbagai permasalahan IT. Sebuah gelar sarjana atau diploma anda mungkin tidak banyak berguna dalam pekerjaan jika tidak terbiasa bereksperimen dengan segala jenis problem. Sebuah perusahaan yang membutuhkan perlindungan data-data yang sensitife mungkin akan bertanya pada anda,” Apa keahlian anda memungkinkan bisa melindungi data-data perusahaan kami?, daripada bertanya, “Apa saja yang sudah anda pelajari di perkuliahan?”.

Selain tidak harus melulu kuliah, profesi ini juga menawarkan gaji yang cukup tinggi,mengingat ahli di bidang ini tidak terlalu banyak peminatnya. Meskipun banyak, jarang yang benar-benar mengkhususkan diri terhadap jenis IT sekuritas.

4.     Produser Musik

Banyak orang menilai untuk menjadi seorang musisi tidak perlu duduk di bangku kuliah, karena hanya mengandalkan talenta. Namun jika anda memiliki pendengaran seperti Mozart, dan merasa bisa menangani sebuah proyek besar, maka anda bisa memilih menjadi produser.Sound engineer producer harus memiliki kemampuan praktis, seperti soundboard dan pengalaman pascaproduksi. Sedangkan seorang produser eksekutif hanya perlu tahu bisnis dan memiliki insting tinggi mendengarkan music bagus dan artis berbakat. Selebihnya, faktor koneksi yang berperan dan faktor keberuntungan yang memihak Anda.  

5.  Detektif atau penyidik criminal

Anda bisa memulai menimba pengalaman dengan bergabung di satuan tugas kepolisian. Syarat lainnya yaitu memiliki fisik yang kuat, ketelitian tingkat tinggi, serta pemahaman situasi yang serba teka-teki.

Biasanya, seseorang bisa langsung bekerja di tim kepolisian dan menimba pengalaman selama lima tahun. Dari situ prestasinya akan menentukan akankah dirinya bisa naik ke jenjang karir yang lebih tinggi menjadi kepala detektif/investigasi. Tak hanya finansial, profesi ini juga memberikan nama baik bagi seseorang yang menggelutinya.

Selain kelima pekerjaan di atas, tentunya masih banyak pekerjaan lain yang bisa diraih tanpa harus melewati kuliah terlebih dahulu. Menjadi seorang pengusaha sukses tidak selalu identic dengan embel-embel gelar dan selembar ijasah, hanya perlu kesungguhan dan jiwa usaha yang kuat. Apakah anda pikir seorang Andri Wongso, motivator no.1 di Indonesia, gelarnya sampai selangit? Tidak! Bahkan beliau tidak tamat SD sekalipun. Atau seorang Puri R Chandra dengan lembaga bimbingan belajarnya yang saat ini punya lebih dari 700 cabang di Indonesia. Beliau ternyata tidak pernah tamat kuliah.

Begitupun menjadi seorang penulis. Baik itu penulis Buku biografi, Novel, artikel ilmiah, penulis media massa dsb. Hampir sebagian besar keahlian mereka tidak berasal dari pendidikan formal. Bahkan seorang Andres Harefas harus rela meninggalkan kampus biru, demi memenuhi panggilan jiwanya untuk menulis. Dan hasilnya, sebagian besar buku-bukunya berkategori best-seller. Syaratnya adalah asal ada kemamuan dan kesungguhan untuk berlatih, semua orang bisa menjadi penulis. Anda bisa hidup dari tulisan anda. Mungkin anda pernah mendengar nama-nama seperti Andrea Hirata, JK. Rowling, Stephen King, dsb. Mereka bisa meyakinkan bahwa menulis dapat menghasilkan sesuatu, bahkan pendapatan yang lebih. Dan yang paling penting tidak membutuhkan pengalaman kerja seperti apa yang diminta oleh sebuah perusahaan.

Jadi, di zaman ini kuliah atau pendidikan formal pada umumnya, tidak selalu identic dengan pekerjaan yang di dambakan. Walaupun di negeri ini, semuanya pekerjaan seolah di ukur oleh selembar ijasah, pendidikan yang tinggi dan gelar yang mumpuni. Selembar Ijasah dijadikan tolak ukur tingkat kompetensi pemiliknya, bukan di lihat dari kompetensi sebenarnya seperti halnya di Negara-negara maju bahwa  tingkat kompetensi seseorang tidak di tentukan oleh selembar ijasah tapi benar-benar dilihat dari kompetensi yang dimiliki orang tersebut. Ijasah merupakan factor kesekian dalam melamar pekerjaan di Negara maju. Sedangkan di negeri ini, selembar kertas ijasah masih menjadi “Dewa”.

Tapi jangan khawatir, karena banyak jalan menuju sukses. Seperti halnya orang-orang di atas. Sukses atau tidaknya kehidupan kita di tentukan oleh pikiran kita sendiri, bukan oleh orang lain. Bukan pula oleh selembar kertas ijasah dan embel-embel gelar sarjana.
Jadi, masih perlukah kuliah? 

Oleh : Saepuloh
Diambil dari berbagai sumber

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review