Rabu, 15 Agustus 2012

Ngeblog, yuk!


Assalamu’alaikum sobat blogger.., Kali ini saya akan sedikit berbagi tentang aktivitas blogging yang saat ini sedang saya jalani dan juga teman-teman blogger di luar sana yang mungkin saat ini statusnya sudah pada master alias pada jago-jago. Di sini saya hanya akan berbagi sedikit saja tentang apa dan bagaimana aktivitas blogging itu berjalan. Saya sharing berdasarkan pengalaman saya sampai saat ini menjalani aktivitas blogging, jadi di sini kita saling berbagi ilmu dan juga wawasan serta pengalaman saja yah..:)

Ok, sobat. Aktivitas blogging saat ini memang sudah mulai menjadi trend para penggiat dunia maya. Di era digital ini, aktivitas blogging semakin mendapatkan tempat karena aktivitas manusia telah bergeser secara nyata dari dunia nyata yang serba fisik menuju dunia maya yang serba semu (non-fisik). Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang zaman terus berubah setiap saat. Selama otak manusia masih berpikir maka pasti mereka akan terus menemukan inovasi-inovasi atau penemuan-penemuan terbaru berkaitan dengan sains dan teknologi yang akan memperngaruhi berbagai bidang kehidupan, khususnya yang  saat ini telah merevolusi kehidupan manusia adalah, terjadi pada perkembangan teknologi informasi yaitu internet. Hampir setiap detik kita menemukan hal yang baru di internet. Dan jika terlewat sedikit saja, maka terkadang kita serasa menjadi orang yang tidak “up to date”, ketinggalan informasi.

Nah,, kita kembali lagi ke aktivitas blogging. Kenapa kita harus ngeblog?

Pertama, bahwa blog merupakan salah satu ide hebat yang tepat untuk lebih mengenal dunia, khususnya internet. Karena kita hidup di zaman internet, mau tidak mau kita harus mengenal dunia internet, salah satunya yaitu lewat aktivitas blogging.

Kedua, Blogging menjadi sarana yang tepat untuk bisa menuangkan ide, kreatifitas, bakat, opini atau bahkan hanya sebatas catatan harian yang semuanya itu mencerminkan sifat dan karakter manusia yang sesungguhnya yaitu keinginan untuk mengekspresikan dirinya sendiri dan juga dikenal oleh orang lain. Dengan nge-blog hal tersebut sangat mungkin kita dapatkan.

Ketiga, Ini sangat erat berkaitan dengan aktivitas blogging itu sendiri yaitu menulis. Tidak semua orang bisa menulis. Munurut saya, menulis merupakan pekerjaan orang-orang yang menghargai intelektualitasnya sendiri. Orang-orang saat ini lebih tertarik dengan bukti nyata, daripada hanya bicara. Menuangkan ide ataupun konsep/gagasan secara tertulis di blog, bisa membuat orang percaya dengan apa yang ingin kita buat. Dan secara tidak sadar, itu bisa meningkatkan brand image atau daya jual kita di mata orang lain.

Keempat, Aktivitas blogging bisa dilakukan oleh siapa saja. Saat ini internet bukan hanya untuk mereka saja yang berotak jenius, yang harus mengerti bahasa pemrogrmana tertentu. Saat ini terdapat banyak kemudahan-kemudahan hasil dari kerumitan yang telah disederhanakan tentunya, maka orang awam pun akan sangat mudah untuk bergaul dengan internet. Sehingga internet pun terkesan lebih ramah dan mudah untuk dioperasikan. Begitupun dengan aktivitas blogging yang saat ini sudah semakin mudah, maka siapa saja bisa melakukannya.

Dan masih banyak lagi, alasan-alasan kenapa kita harus ng-blog. Berdasarkan pengalaman saya, bahwa memang aktivitas blogging menjadi terasa bermanfaat  karena kita bisa berbagi ilmu serta pengetahuan secara lebih bebas dan terbuka dalam dunia blog. Selain itu, orang-orang yang berkunjung ke blog kita akan mengetahui identitas/profil kita sehingga itu bisa menambah jaringan pertemanan maupun bisnis. Itulah kepuasan yang saya rasakan sampai saat ini menjalani aktivitas blogging. 

Namun tentunya setiap orang mempunyai alasan tertentu untuk menjalani aktivitas blogging di dunia maya. Tapi mudah-mudahan apa yang telah saya paparkan di atas bisa memberikan gambaran bagi sobat sekalian untuk bisa memulai aktivitas blogging ini.

Salam blogger Indonesia

Wassalam! :)

Selasa, 14 Agustus 2012

Bandung Yang Sibuk

Bandung telah menjadi sebuah kota yang padat dan sibuk akhir-akhir ini. Mungkin memang seperti itulah resikonya menjadi kota besar yang cukup dikenal tidak hanya di Nusantara tetapi juga mancanegara. Hampir setiap hari kita lihat wajah-wajah turis asing di jalan-jalan kota Bandung. Biasanya di pusat-pusat perbelanjaan, tempat-tempat wisata, hotel, restoran atau tempat-tempat penting lainnya yang mungkin menjadi tempat mereka bekerja. Bahkan jika di lembaga-lembaga pendidikan yang ada di kota Bandung, para pelajar asing akan mudah kita temui. Karena lembaga-lembaga pendidikan yang ada di kota Bandung memang sudah cukup punya nama, baik nasional maupun internasional. Seperti halnya ITB, Unpad, Unpar, Unikom, UPI dsb.

Bandung memang terkenal dengan keindahan dan kenyamanan kotanya. Bahkan dahulu ketika Belanda masih menduduki Indonesia, termasuk Bandung, mereka sampai menjuluki kota Bandung ini sebagai kota “Paris Van Java”. Jika ditanya bagaimana membandingkan kota Bandung dengan kota Paris, saya kurang tahu dan kurang paham. Tapi yang saya rasakan bahwa memang kota Bandung adalah kota yang  terus hidup sepanjang waktu. Bahkan di malam hari, di tempat-tempat tertentu, Bandung akan terlihat lebih menarik dan eksotis di bandingkan siang harinya. Maka tidak heran jika kota Bandung selalu dijadikan tempat favorit bagi liburan bersama teman atau keluarga di akhir pekan. Sehingga hampir setiap hari sabtu dan minggu, jalanan kota Bandung akan dilanda kemacetan parah. Makanya, setelah saya tahu, saya tak berani lagi keluar rumah terutama pas hari sabtu sore atau minggu pagi kecuali ada urusan-urusan yang mendadak. Jika tujuannya hendak bermalam mingguan atau hanya sekedar jalan-jalan sore saja, maka di jamin anda pasti kecewa karena harus menunggu dulu sekian lama di jalanan karena macet sebelum sampai tujuan.

Pemandangan kota Bandung memang sangat indah, terutama ketika sore hari yang cerah. Jalanan kota biasanya lebih ramai karena sebagian besar orang sudah pulang dari pekerjaannya. Walaupun kadang macet selalu menjadi rutinitas di jalanan kota Bandung. Dari atas jembatan layang pasopati, kita bisa melihat secara kontras wajah kota Bandung yang sebenarnya. Di antara gedung-gedung tinggi menjulang, kebanyakan yang kita lihat hanyalah permukiman penduduk yang saling berdesakkan. Terlihat sangat tidak beraturan dan tidak tertata dengan rapih. Mungkin itu adalah dampak dari urbanisasi yang yang setiap tahun selalu membanjiri kota Bandung. Orang dari desa berbondong-bondong ke kota dengan maksud mendapatkan penghidupan yang lebih layak, padahal pada kenyatannya tidak seperti itu.

Seperti halnya di kota-kota besar lainnya, pasti ada sebuah perbedaan yang diakibatkan oleh kesenjangan social yang terlalu renggang. Di tengah-tengah modernitas yang kian hari kian cepat melaju, di satu sisi kota Bandung menampilkan wajah yang eksotis dan metropolis dengan pembangunannya yang berkembang sangat pesat, di sisi lain permukiman-permukiman kumuh dan tidak layak masih bisa kita temui di sudut-sudut kota Bandung. 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review